Langsung ke konten utama

7 Makanan Berbahaya

 Apa anda pernah mendengar orang yang suka memakan sesuatu yang menjijikkan menurut anda? Tentu saja pernah, namun itu mungkin hanya masalah selera saja. Namun pernahkah anda mendengar orang yang suka memakan makanan yang beresiko, atau apakah anda pernah mendengar cerita bahwa makanan yang sering kamu makan, ternyata beresiko keracunan? Sebenarnya Makanan yang dianggap berbahaya ini tidak akan begitu berbahaya jka pengolahnya benar, memang, makan makanan tersebut masih beresiko, tapi sudah paling tidak aman. Sebaliknya, makanan seaman apapun bisa beracun jika tidak diproses dengan benar. Maka keamanan makanan sangatlah penting untuk diterapkan. Tanpa basa basi lagi, inilah 8 makanan berbahaya.

1. fugu

fugu, bahasa jepang dari ikan buntal merupakan makanan yang lumayan beresiko, karena sel telur, hati, dan organ lainnya mengandung tetrodoxin, yang satu ikan saja memiliki racun yang cukup untuk membunuh 30 orang, racun ini melumpuhkan badan dan membuat orang tidak bisa bernafas, dan akhirnya meninggal. Di jepang, Makanan ini harus dipersiapkan oleh koki profesional yang harus punya berapa tahun lamanya latihan, namun walau begitu, kejadian keracunan fugu masih tetap terjadi

Sashimi Fugu


2. Buah Ackee

Buah Ackee, walau beracun merupakan buah nasional di Jamaica, bagian buah aman jika matang, dipersiapkan dengan baik dan dimasak. Buah ackee dibiarkan membuka sendiri, lalu biji dibuang, lalu direbus sebentar dengan air garam atau susu, lalu digoreng dengan mentega. Ackee tidak boleh dibuka secara paksa/ dipotong sendiri dan sebaiknya makan daging buah yang berwarna krem dan bukan yang brewarna pink dekat dengan biji. Racun yang dimiliki buah ini adalah hypoglycin A dan B yang isa menyebabkan kurang gula darah dan Sakit Muntah Jamaica, yang gejalanya adalah muntah hingga kematian.

Ackee and Saltfish


3. Sannakji

Sannakji adalah makanan Korea dimana gurita dibunuh, lalu dipotong potong kecil kecil dan ditaburi biji wijen dan minyak wijen, namun gurita ini masih dapat bergerak karena neuron gurita yang sensitif, makanan ini tidak boleh dimakan tanpa dikunyah, karena suction cups nya masih bekerja, jika ditelan tanpa dikunyah dengan baik, suction cup nya akan menempel ke tenggorokan dan akan tersedak dan bisa meninggal.

Sannakji biasa


4. Hakarl

Bisa dilihat dari post pertama di blog ini, Hakarl adalah hiu greenland atau lainnya yang difermentasi dan diggantung selama 4-5 bulan. Awalnya Hiu Greenland beracun jika dimakan secara langsung karena mengandung racun urea dan trimethylamine oxide dan antibeku natural. Namun jika dipersiapkan dengan benar, hakarl aman aman dimakan, namun hakarl mengandung kandungan ammonia yang banyak, sehingga jika tidak pernah merasakannya, hakarl akan terasa tidak enak.

Potongan hakarl di supermarket


Sekarang kita akan menuliskan racun yang terkandung di makanan yang sering dimakan sehari-hari.

5. Singkong

Singkong, tidak boleh dimakan mentah-mentah, daun dan akarnya mengandung racun sianida dan bisa meresap polutan. Singkong harus dimasak supaya bisa dimakan dengan aman. Itu jika singkong manis, singkong pahit memiliki racun yang lebih banyak sehingga harus diparut, direndam, dan dimasak.

Singkong Mentah


6. Kacang Merah

Kacang merah, atau kidney bean yang tidak matang mengandung phytohaemagglutinin, jenis beracun dari lectin. yang dapat menyebabkan diare, sakit perut, sakit kepala, dan muntah-muntah. Kacang merah harus direndam berapa jam dan direbus 10 menit untuk aman.

Kacang merah mentah


7. Kentang

Kentang yang tidak matang, hijau, atau yang sudah tumbuh tunas tidak baik dimakan, Kentang mengandung racun glycoalkoloids, terutama Solanine dan Chaconine, memasaknya mungkin tidak akan menghilangkannya, tapi membuang kulitnya bisa mengurangi racunnya. Racun baru akan terasa efeknya setelah beberapa jam atau bisa sampai sehari. Kentang yang hijau bisa menyebabkan sakit perut, demam, muntah muntah, diare, dan lumayan jarang, kematian. Ini bisa dikurangi dengan membeli kentang secukupnya, mengupas kentang, menyimpan di tempat jyang sejuk dan kering, dan jangan disimpan bersama bawang merah, dan jika sudah ada tanda-tanda seperti diatas, buang kentangnya.

Kentang Hijau

Komentar